“Gempa tidak bisa dicegah, tapi risikonya dapat ditekan jika kesiapsiagaan dan standar konstruksi diterapkan secara konsisten,” ujarnya.
Data Badan Geologi mencatat jumlah gempa merusak di Indonesia berkisar antara lima hingga 41 kejadian per tahun dalam periode 2000 hingga 2025. Kerugian akibat gempa juga sangat besar, seperti gempa Cianjur 2022 yang menyebabkan kerugian hingga Rp4 triliun.
Dengan karakter kompleks dan aktivitas yang masih berlangsung, Sesar Lembang menjadi salah satu fokus utama mitigasi bencana di Jawa Barat. Pemahaman detail setiap segmen diharapkan dapat membantu pemerintah dan masyarakat mengurangi risiko korban jiwa serta kerugian ekonomi akibat gempa di masa depan. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





