Daerah

Tak Hanya Covid-19, Kasus DBD di Cianjur Cukup Tinggi, Dua Orang Meninggal

×

Tak Hanya Covid-19, Kasus DBD di Cianjur Cukup Tinggi, Dua Orang Meninggal

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi, DBD. (Istimewa)

JABARNEWS | CIANJUR – Bukan hanya kasus Covid-19 saja yang menggila di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kasus demam berdarah dengue (DBD) juga tengah meningkat.

Dinas Kesehatan Cianjur mencatat ada dua orang meninggal dunia akibat terjangkit DBD setelah sempat menjalani penanganan medis di RSUD Cianjur.

Baca Juga:  Kemajuan Bidang Pertanian di Ciamis Diapresiasi Ridwan Kamil, Ini Capaiannya

Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy mengatakan, masih melakukan pendataan terhadap pasien yang meninggal dunia karena DBD setelah menjalani perawatan di RSUD Cianjur, keduanya merupakan orang dewasa warga Kecamatan Cilaku.

Baca Juga:  Koalisi NasDem-PKB Resmi Dukung Pasangan Ini untuk Pilwalkot Bandung 2024

“Kami masih mendata berapa orang yang meninggal dunia karena DBD dalam satu pekan terakhir dan berapa yang terjangkit. Sejak jauh hari, kami sudah menyosialisasikan tentang pentingnya 3 M sebagai upaya mencegah berkembangbiaknya jentik nyamuk,” katanya, sebagaimana dilansir dari Suara.com sabtu 29 Januari 2022.

Baca Juga:  KPK Telusuri Aliran Dana untuk Wali Kota Cimahi Nonaktif dari Swasta

Bahkan pihaknya juga menggencarkan kegiatan yang sama ke sejumlah kecamatan yang termasuk dalam wilayah rawan DBD seperti Kecamatan Cianjur, Karang Tengah dan beberapa kecamatan di wilayah bagian timur, termasuk meminta warga rajin membersihkan lingkungan sekitar.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2

Tinggalkan Balasan