“Karena ini layanan pemenuhan gizi, kualitas makanan dan proses penyajiannya harus benar-benar diperhatikan,” ujarnya.
Dalam waktu dekat, Satgas MBG Karawang berencana mengumpulkan seluruh pengelola dapur SPPG untuk melakukan evaluasi bersama.
Pertemuan itu sekaligus menjadi pengingat atas komitmen yang telah disepakati sejak awal pelaksanaan program.
Salah satu hal yang akan kembali ditekankan adalah ketepatan waktu dalam proses memasak dan penyajian makanan.
Ridwan menilai, kejelasan batas waktu makanan layak dikonsumsi menjadi faktor penting agar kualitas hidangan tetap terjaga dan tidak basi ketika diterima penerima manfaat. (tiv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





