Daerah

Dari Jalanan ke Ruang Publik, Kolaborasi Toserbaku dan 347 Homebreaks Membaca Identitas Urban Bandung

×

Dari Jalanan ke Ruang Publik, Kolaborasi Toserbaku dan 347 Homebreaks Membaca Identitas Urban Bandung

Sebarkan artikel ini
Tuku
Kolaborasi Toserbaku dan 347 Homebreaks Membaca Identitas Urban Bandung. (Foto: Istimewa).

Pendiri 347 Homebreaks, Dendy Darman, menegaskan bahwa desain sejak awal diposisikan sebagai medium untuk menjawab kebutuhan hidup sehari-hari. Ia melihat kolaborasi ini sebagai ruang dialog antara brand dan komunitas yang lebih luas.

“Bagi kami, desain adalah cara menghadirkan fungsi dan keindahan dalam aktivitas harian. Kolaborasi ini bukan sekadar soal produk, tetapi tentang memperluas ruang agar komunitas bisa merasa terhubung dan berekspresi,” kata Dendy.

Baca Juga:  Puluhan Saksi Diperiksa Kejati Jabar dalam Kasus Ruislag Pemkab Karawang, Seret Nama Sekda

Menurutnya, spirit independen yang tumbuh di Bandung justru menemukan relevansinya ketika mampu berdialog dengan konteks kota lain, tanpa kehilangan akar kulturalnya. Hal tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi brand lokal yang lahir dari komunitas.

Baca Juga:  Jusuf Kalla: Butuh Hingga 2022 Indonesia Benar Pulih dari Pandemi Covid-19

Melalui pendekatan desain yang fungsional dan visual yang merujuk pada karakter street culture Bandung, kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana praktik kreatif lokal dapat bertahan di tengah arus industri gaya hidup yang cepat berubah. Lebih jauh, kolaborasi ini menegaskan posisi Bandung sebagai kota yang terus hidup melalui interaksi komunitas, ruang publik, dan nilai-nilai independensi yang dijaga lintas generasi. (Red)

Baca Juga:  Ngeri! Ini Kronologi Geng Motor di Tasikmalaya Serang Warga yang Sedang Ronda

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 2 of 2 ): 1 2