
Bahkan, Ema mengatakan, jika TPA Sarimukti tidak dikelola dengan maksimal, bisa jadi bom waktu. Sebab sistem pengolahan sampahnya masih konvensional yaitu open dumping.
Baca Juga: Kader Gerindra Kota Bandung Diminta Siap Jadi Patriot Demi Prabowo Subianto Jadi Presiden
“Kalau di bawah sudah tidak kuat, ada aspek gas, saya pikir bisa menimbulkan persoalan. Maka dari itu, sambil menunggu proses Pemprov untuk kesiapan yang ada di Legok Nangka, kita akan perbanyak KBS,” tandasnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





