Daerah

Usai Serahkan Berkas Pendaftaran, Dedi Mulyadi Serukan Pilkada Jabar Tanpa Politik Identitas

×

Usai Serahkan Berkas Pendaftaran, Dedi Mulyadi Serukan Pilkada Jabar Tanpa Politik Identitas

Sebarkan artikel ini
Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan bersiap mendaftar ke KPUD Jabar sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat
Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan bersiap mendaftar ke KPUD Jabar sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat
Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan bersiap mendaftar ke KPUD Jabar sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat
Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan bersiap mendaftar ke KPUD Jabar sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat

Dedi mengungkapkan bahwa dirinya sering kali menjadi sasaran dari kampanye yang menggunakan politik identitas dalam berbagai kontestasi politik yang diikutinya. “Saya sering menjadi korban dari kampanye politik identitas,” kata Dedi Mulyadi.

Pada kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi dan pasangannya, Erwan Setiawan, menjadi pasangan pertama yang mendaftarkan diri sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat ke KPU.

Baca Juga:  OTK Lempar Bom Molotov ke Rumah Kepala BKD Tebing Tinggi

Mereka diusung oleh lima partai yang tergabung dalam koalisi Indonesia Maju (KIM), yaitu Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, dan PSI.

Kelima partai ini memiliki total 55 kursi di DPRD Jawa Barat, dengan rincian Gerindra memegang 20 kursi sebagai partai dengan perolehan kursi terbanyak pada Pemilu Legislatif lalu, diikuti Golkar dengan 19 kursi, Demokrat 8 kursi, PAN 7 kursi, dan PSI 1 kursi.

Baca Juga:  Knalpot Brong Bikin Siswa SMAN 2 Kuningan Resah, Disdik Jabar Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan

Selain itu, sembilan partai non-parlemen juga ikut mendukung pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan. Partai-partai tersebut meliputi Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelora, Partai Garuda, Partai Prima, Partai Ummat, Perindo, PKN, Hanura, dan Partai Buruh. (red)

Baca Juga:  Disdik Kota Bandung Perpanjang Masa Libur Sekolah, Ini Alasannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 2 of 2 ): 1 2