Ia menilai momentum ini merupakan titik balik bagi partai untuk merapatkan barisan menjelang berbagai agenda politik nasional.
Selain urusan administratif, Uu memikul beban moral untuk memulihkan elektabilitas PPP di Tanah Pasundan. Strategi awalnya adalah melakukan konsolidasi total, menyisir kembali kekuatan kader dari akar rumput hingga struktur atas.
“Langkah awal kami adalah membangun komunikasi yang baik dengan seluruh kader, baik yang berada di struktur maupun nonstruktur. Setelah itu, kami akan mulai melakukan kerja-kerja elektoral lainnya,” jelas Uu.
Dalam menjalankan tugas barunya, Uu akan didampingi oleh dua sosok kunci di jajaran pengurus transisi, diantaranya Cecep Supriyanto yang menjabat Plt Sekretaris DPW PPP Jabar dan Adang Suyatna selaku Plt Bendahara DPW PPP Jabar.
Uu pun optimistis di bawah nakhoda barunya, PPP Jabar bisa kembali “hijau” dan merebut hati masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh DPP PPP. Mudah-mudahan PPP di Jabar ke depan mampu bangkit dengan langkah-langkah yang akan dilaksanakan oleh pengurus hari ini, terutama menjelang agenda politik terdekat,” pungkasnya. (kom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





