DPRD Jabar

Ratusan Desa Gagal Masuk SIPD, DPRD Jabar Soroti Lemahnya Update Data Usulan

×

Ratusan Desa Gagal Masuk SIPD, DPRD Jabar Soroti Lemahnya Update Data Usulan

Sebarkan artikel ini
Ono Surono
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono saat kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Tahun Sidang 2025–2026 di Kabupaten Indramayu, Sabtu (7/2/2026). (Foto: Istimewa).

“Yang punya rakyat itu pemerintah desa. Kalau desanya tidak aktif mengawal usulan di SIPD, maka kebutuhan masyarakat akan tertinggal,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya peran operator SIPD di tingkat desa untuk rutin memantau status usulan yang telah diinput. Koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) juga dinilai krusial agar usulan dapat diterima hingga berstatus indikatif dalam sistem.

Baca Juga:  Petani Muda Masih Langka, DPRD Jabar Harap Panen Raya Jadi Titik Balik Regenerasi

“Operator harus terus mengecek dan berkoordinasi dengan Bappeda. Jangan berhenti setelah input data,” kata Ono.

Meski DPRD Provinsi Jawa Barat memiliki keterbatasan anggaran untuk desa, Ono menegaskan hal tersebut bukan penghambat pembangunan. DPRD, kata dia, tetap akan mengawal aspirasi desa sepanjang usulan tersebut telah masuk SIPD dan ditetapkan sebagai program prioritas dengan alokasi anggaran yang jelas.

Baca Juga:  HUT ke-80 RI, Iwan Suryawan: Regenerasi Harus Berjalan Tanpa Gesekan

“Kuncinya, setelah usulan masuk sistem dan menjadi program prioritas, di situ kami akan mengawal,” tutupnya. (Red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 2 of 2 ): 1 2