DPRD Jabar

Komisi V DPRD Jabar Soroti Dampak Integrasi Balai Kesehatan Paru ke RSUD Sidawangi Cirebon

×

Komisi V DPRD Jabar Soroti Dampak Integrasi Balai Kesehatan Paru ke RSUD Sidawangi Cirebon

Sebarkan artikel ini
Komisi V
Anggota Komisi V DPRD Jabar, dr. H. Encep Sugiana. (Foto: Istimewa).

Salah satu kebutuhan mendesak adalah penambahan kapasitas tempat tidur pasien dari 100 unit menjadi 200 unit, guna mengantisipasi tingginya kebutuhan layanan kesehatan paru.

Selain sarana fisik, Encep juga menekankan pentingnya optimalisasi peralatan khusus, seperti fasilitas kultur dan uji resistensi TBC, untuk memastikan efektivitas pengobatan pasien.

Baca Juga:  Oden Haryadi Resmi Jadi Anggota DPRD Jabar Gantikan Ade Barkah

“Alat ini sangat penting untuk memastikan pengobatan TBC benar-benar efektif dan mencegah terjadinya kekambuhan,” jelasnya.

Komisi V DPRD Jabar juga menyoroti keterbatasan sumber daya manusia, khususnya dokter spesialis paru dan dokter mikrobiologi klinik, yang masih menjadi kendala dalam optimalisasi layanan.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Saksikan Pameran Foto Kegiatan Reses DPRD Jabar

“Kami mendorong adanya dukungan kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tanpa SDM yang memadai, layanan kesehatan paru yang kita harapkan tidak akan optimal,” pungkas Encep. (Red)

Baca Juga:  DPRD Jabar: Penyusunan RAPBD 2024 Jadi Prioritas Bey Machmudin

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 2 of 2 ): 1 2