JABARNEWS | BANDUNG – Wali Kota Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap kelalaian dalam pelayanan kesehatan di fasilitas milik pemerintah daerah.
Pernyataan tegas ini disampaikan menyusul insiden bayi yang nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin. Farhan menilai kejadian tersebut menjadi peringatan serius bagi seluruh penyedia layanan kesehatan.
“Saya sudah pastikan apabila kejadian seperti itu terjadi di RSUD atau puskesmas di Kota Bandung, maka kepala rumah sakitnya akan saya copot. Ini adalah tanggung jawab pimpinan,” kara Farhan dalam keterangan yang diterima, Rabu (15/4/2026).
Ia menekankan bahwa tanggung jawab pelayanan tidak hanya berada pada tenaga medis secara individu, melainkan melekat pada sistem organisasi, terutama pimpinan fasilitas kesehatan.
Sebagai respons cepat, Farhan mengaku langsung menghubungi Dinas Kesehatan Kota Bandung serta seluruh direktur rumah sakit di lingkungan pemerintah kota.





