JABARNEWS | INDRAMAYU – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono menemukan ketimpangan pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Indramayu. Dalam kunjungan pengawasan di Kecamatan Kedokan Bunder, terungkap sejumlah sekolah di wilayah pelosok belum sama sekali menerima program tersebut.
Ono menyebutkan, sedikitnya satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) serta empat lembaga pendidikan tingkat TK dan PAUD di Desa Jayalaksana belum tersentuh bantuan makan bergizi, meski program MBG telah berjalan sejak tahun lalu dengan dukungan anggaran pemerintah pusat hingga daerah.
“Saya mencatat masih terdapat satu Madrasah Ibtidaiyah serta empat TK atau PAUD yang hingga kini belum tersentuh program MBG, padahal kebijakan ini sudah berjalan cukup lama,” ujar Ono dalam keterangan yang diterima, Senin (2/2/2026).
Menurut Ono, temuan tersebut menunjukkan adanya ketidakmerataan implementasi program nasional di daerah. Ia khawatir kondisi serupa tidak hanya terjadi di Indramayu, tetapi juga di wilayah lain di Jawa Barat yang belum terpantau.
Ia menegaskan bahwa prinsip keadilan harus menjadi dasar utama dalam penyaluran program pemenuhan gizi bagi siswa. Jangan sampai ada sekolah yang terabaikan, sementara wilayah lain sudah menerima manfaat secara rutin.





