DPRD Jabar

Komisi V DPRD Jabar Soroti Lemahnya Pendataan Lulusan sebagai Akar Masalah SMK

×

Komisi V DPRD Jabar Soroti Lemahnya Pendataan Lulusan sebagai Akar Masalah SMK

Sebarkan artikel ini
Komisi V
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, George Edwin Sugiharto, S.I.P. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | PURWAKARTA – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menilai lemahnya pendataan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi akar permasalahan utama dalam pengembangan pendidikan vokasi di Jawa Barat.

Selama ini, laporan pendidikan dinilai lebih banyak menampilkan sisi keberhasilan, sementara data mengenai kondisi lulusan pasca kelulusan, seperti tingkat penyerapan kerja maupun pengangguran, masih sangat minim. Padahal, tanpa data yang komprehensif, perbaikan kebijakan pendidikan sulit dilakukan secara tepat sasaran.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Targetkan Sekolah Gratis 12 Tahun di Jabar, Swasta Juga Akan Digratiskan untuk Warga Miskin

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, George Edwin Sugiharto, S.I.P., saat kunjungan kerja bersama Komisi V DPRD Jabar ke Kabupaten Purwakarta dalam rangka monitoring program SMK Pusat Keunggulan di SMKN 1 Sukatani, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga:  Pilkada 2024 Menuju Jabar Istimewa?

George mendorong agar seluruh SMK di Jawa Barat melakukan pendataan alumni secara berkelanjutan. Pendataan tersebut meliputi persentase lulusan yang bekerja sesuai bidang keahlian, bekerja di luar bidang, berwirausaha, menganggur, hingga yang melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Baca Juga:  Soal Penanganan Stunting, DPRD Jabar Dorong Pemanfaatan Anggaran

Menurutnya, data tersebut sangat penting sebagai bahan evaluasi untuk disampaikan kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dalam menyusun kebijakan pendidikan vokasi.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2