Nasional

Budi Gunadi Sadikin Ingin Prevalensi Stunting pada 2023 Turun Jadi 17 persen, Bisakah?

×

Budi Gunadi Sadikin Ingin Prevalensi Stunting pada 2023 Turun Jadi 17 persen, Bisakah?

Sebarkan artikel ini
Menkes
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Dok. Biro Setpres).
Menkes
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Dok. Biro Setpres).

Untuk upaya pengukuran pada ibu hamil, Kemenkes mengubah kebijakan agar pemeriksaan kehamilan melalui Antenatal Care (ANC) dilakukan sebanyak enam kali dan dua kali dengan USG agar dapat memantau janin tumbuh normal atau tidak.

Baca Juga:  DPRD Jabar Minta Pemprov Pastikan Keselamatan Pengungsi Banjir Cicurug

Sedangkan pada bayi yang berusia 6-24 bulan, Menkes mengatakan jenis intervensi yang diberikan melalui pemberian vaksin PCV dan rotavirus yang bisa melindungi bayi dari infeksi berulang. Bagi bayi di bawah usia 6 bulan, dipastikan kebutuhan ASI eksklusifnya terpenuhi.

Baca Juga:  Sehari Ini Tambah 40 Ribu, Kasus Covid-19 di Indonesia Telah Menyerang 4,6 Juta Orang

“Infeksi terbesar di bayi adalah pneumonia dan diare, makanya imunisasi penting untuk bayi. Untuk bayi yang teridentifikasi berisiko stunting, harus kita cegah dengan protein hewani. Bisa dari telur, ayam, ikan, daging, susu, dan segera diintervensi untuk diukur dengan timbangan,” tandasnya. (Red)

Baca Juga:  Menkes Budi Ingatkan Waspada COVID-19 Meski Positivity Rate Nasional Masih di Bawah 1 Persen
Pages ( 3 of 3 ): 12 3