Habib menilai digitalisasi merupakan keniscayaan yang membawa banyak manfaat, namun tanpa pengaturan yang tepat justru dapat menimbulkan dampak negatif serius bagi generasi muda.
“Kendati demikian, dibutuhkan pengaturan agar digitalisasi ini juga tidak memicu dampak negatif, terutama bagi anak-anak kita,” kata Habib Syarief.
Ia berharap kebijakan perlindungan anak di ruang digital mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga kritis, berkarakter, dan tangguh menghadapi tantangan zaman. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





