Nasional

Lagi, Dua ASN di Sergai Terkonfirmasi Positif Covid-19, Kini Total 11 Kasus

×

Lagi, Dua ASN di Sergai Terkonfirmasi Positif Covid-19, Kini Total 11 Kasus

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | SERDANG BEDAGAI – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara kembali bertambah menjadi 11 kasus dengan ditemukannya kembali 2 Aparatur Negeri Sipil (ASN) dinyatakan positif Covid-19.

Diketahui ASN dinyatakan positif sesuai hasil tes Swab yaitu seorang perempuan berinisial N warga Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai dan seorang pria berinisial J warga Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai, Akmal Koto dikonfirmasi jabarnews.com, melalui telepon selulernya, Jumat (12/6/2020) malam tidak berhasil guna mengkonfirmasi adanya 2 ASN positif Covid-19.

Baca Juga:  Soal Temuan Ombudsman di Kampung Arab Cisarua, Ini Langkah Bupati Bogor

Akan tetapi, Sektretaris Dinas tempat dimana kedua ASN tersebut bertugas membenarkan bahwa keduanya dinyatakan positif Covid-19 sesuai dengan hasil tes Swab yang dilakukan, pada Sabtu (6/6/2020) lalu.

“Benar ada 2 ASN dinyatakan positif Covid-19 sesuai dengan hasil tes Swab,” katanya.

Baca Juga:  Kim Soo Hyun, Aktor Drakor “Queen of Tears” dengan Reputasi Brand Paling Puncak

Ia menjelaskan, kedua ASN tersebut telah dijemput tim medis untuk di bawa ke RS GL Tobing, Tanjung Morawa untuk di isolasi. Sedangkan untuk keluarga dan tetangga kedua ASN agar isolasi mandiir dirumah.

“Tadi sore kedua ASN sudah dibawa ke RS GL Tobing,” bilangnya.

Ditempat terpisah Kepala Desa Sei Warianto pada Jabarnews.com membenarkan ASN berinisial J warganya yang positif Covid-19. J dan keluarganya sudah di jemput tenaga medis dibawa ke Medan.

Baca Juga:  Rapid Test II, Bupati Bandung: Wilujeng Sumping Ramadan, Selamat Tinggal Corona

“J dan keluarganya sudah dijeput tenaga media untuk di isolasi ke Medan,” katanya.

Ia menjelaskan, beberapa warga yang tinggal disekitar rumah J diminta untuk isolasi mandiri di rumah. Ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Desa Sei Rejo.

“Seluruh warga yang rumahnya komplek dengan J dianjurkan isolasi mandiri dalam rumah,” bilang Warianto. (Ptr)

Tinggalkan Balasan