“Industri kreatif merupakan sektor yang perlu didukung karena dapat membuka lapangan kerja,” tegas Yassierli.
Di lokasi, Menaker sempat berdialog langsung dengan para mentor dan peserta. Ia menekankan pentingnya pendampingan nyata selama enam bulan agar program ini tidak sekadar menjadi formalitas administratif.
Pemerintah mewajibkan adanya pencatatan aktivitas harian sebagai bahan evaluasi. Pola ini menjamin setiap peserta mengalami peningkatan keterampilan yang terukur secara profesional.
Yassierli menegaskan bahwa target utama program ini adalah membentuk kesiapan kerja bagi lulusan baru (fresh graduate).
Ia ingin mereka memiliki modal kuat berupa sertifikat dan pengalaman nyata sebelum terjun ke pasar kerja.





