“Sasaran utama magang adalah penyiapan tenaga kerja agar siap bekerja,” katanya.
Meski bukan tujuan primer, Menaker menyambut positif fenomena perusahaan yang langsung merekrut peserta magang. Hal tersebut membuktikan bahwa kualitas peserta sudah memenuhi standar yang industri inginkan.
“Perusahaan akhirnya merekrut peserta karena sudah enam bulan bekerja bersama dan dinilai siap,” pungkas Yassierli.
Hingga kini, Jawa Tengah tercatat memiliki 700 mitra penyelenggara magang dengan total 8.518 peserta. Khusus untuk Kota Semarang, sebanyak 153 mitra telah aktif menampung 1.687 peserta magang.(red)





