Nasional

Mendagri Minta Permukiman Pasir Kuning Ditutup Permanen, Lokasi Longsor Cisarua Harus Direboisasi

×

Mendagri Minta Permukiman Pasir Kuning Ditutup Permanen, Lokasi Longsor Cisarua Harus Direboisasi

Sebarkan artikel ini
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (Dok. Kemendagri).

JABARNEWS | BANDUNG – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta kawasan terdampak longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, tidak lagi dijadikan permukiman.

Instruksi Mendagri Tito itu disampaikan saat ia meninjau langsung lokasi bencana pada Minggu, 25 Januari 2026.

Baca Juga:  Bunderan Cibiru Kawasan Macet, Ini Tips Supaya Terhindari Macet

Longsor di kawasan perbukitan tersebut menimbun sedikitnya 30 rumah warga. Tito menilai kondisi tanah yang gembur membuat wilayah itu sangat rentan mengalami bencana serupa bila kembali dihuni.

Baca Juga:  Soal Jembatan Cinta di Cililin Bandung Barat, Ridwan Kamil Harap Bisa Gerakan Ekonomi dan Pendidikan

“Ini tempat ini menurut saya jangan ditempati lagi, direboisasi, ditanam tanaman yang akarnya keras, agar struktur tanahnya bisa menguat kembali. Kalau kembali (dibangun), akan longsor lagi. Ini jadi pelajaran bagi daerah lain,” ujar Tito di lokasi kejadian, Minggu.

Baca Juga:  Transmigrasi di Banyuasin Telah Berlangsung Sejak Tahun 1969, Beri Arti Penting Ini

Dalam kunjungannya, Tito menyebut pola longsor di Cisarua mirip dengan sejumlah kejadian di daerah lain yang baru saja ia datangi, seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23