Gangguan distribusi, menurut Agus, bisa berdampak berantai, mulai dari tingkat utilisasi pabrik hingga penyerapan tenaga kerja.
Pemerintah, kata dia, tidak ingin momentum kebangkitan sektor manufaktur tersandung persoalan koordinasi atau kebijakan daerah.
Karena itu, komunikasi lintas pemerintah akan terus diperkuat agar kepastian usaha bagi pelaku industri tetap terjaga.
“Kita pelajari apa masalahnya dan juga kita coba cari jalan keluarnya seperti apa, bahan baku itu penting sekali apalagi 50 sampai 60 persen bahan baku dari teman-teman produsen keramik itu berasal dari Jawa Barat ini. Nanti coba kita cari jalan keluarnya seperti apa,” ujar Agus.
Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM memang tengah memberlakukan moratorium izin pembangunan rumah di wilayah provinsinya.





