“Kami mengimbau masyarakat untuk hindari waktu puncak arus balik yang diprediksi pada tanggal 24 Maret 2026,” ujar Aan melalui siaran pers, dikutip Senin (23/3/2026).
Potensi kepadatan luar biasa ini merujuk pada evaluasi mudik Lebaran 2026 yang baru saja pecah rekor. Pada 18 Maret lalu, volume kendaraan tercatat sebagai yang tertinggi dalam sejarah transportasi Indonesia.
Data menunjukkan lebih dari 270 ribu kendaraan keluar dari empat Gerbang Tol Utama secara berbarengan. Dari jumlah tersebut, lebih dari 50 persen kendaraan terpantau mengarah ke Tol Trans Jawa.
Guna mencegah kemacetan total, Aan menyarankan masyarakat memanfaatkan skema kerja fleksibel.
Ia berharap pemudik yang memiliki fasilitas Work From Anywhere (WFA) bisa mengatur waktu kepulangan sebelum atau sesudah tanggal 24 Maret 2026.





