Warga Ini Menangis Tersedu Saat Dikunjungi Dedi Mulyadi

JABARNEWS | KAB. TASIKMALAYA – Mimin (56) menangis tersedu saat Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mampir di warungnya. Peristiwa ini terjadi di Desa Cikukulu, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (19/6/2018).

Awal mula, mantan Bupati Purwakarta tersebut turun dari kendaraannya. Dia bermaksud membeli air minum karena persediaan air di mobilnya habis. Melihat warung di pinggir jalan, dia meminta sopirnya menepikan kendaraan.

“Saya kaget dan terharu karena Kang Dedi mampir ke warung. Saya sering nonton kalau beliau ada di televisi atau facebook,” tutur Mimin, dilansir laman Pikiran Rakyat.

Baca Juga:  KPUD Tasik Kirim Surat Teguran Ke Atalia

Mimin mengatakan, pertemuan dia dengan Dedi Mulyadi seperti mimpi. Karena, sosok yang dikenal low profile itu sudah dia idolakan sejak lama. Bagi warga asli Tasikmalaya tersebut, Dedi Mulyadi merupakan seorang dermawan tanpa pamrih.

“Gak sadar saya itu, apa iya kesehariannya begini. Ternyata pas ketemu langsung memang benar. Duduk tinggal duduk, gak canggung. Kirain mimpi, ternyata benar ini Kang Dedi,” katanya.

Baca Juga:  Simpan Sabu Dalam Kemasan Rokok, Pemuda Ini Diringkus Polisi

Paparan Mimin diamini anaknya, Nuraisah (28). Menurut dia, selama ini ibunya tidak pernah melewatkan siaran langsung di laman facebook Kang Dedi Mulyadi. Jika kader Nadlatul Ulama itu tampil di televisi, ibunya selalu memanggil Nurasiah.

“Ibu sering bilang nih lihat Kang Dedi. Eh, sekarang malah bertemu langsung dan istirahat di warung kami,” katanya.

Sentuhan Langsung Ke Masyarakat

Selama perjalanan berkeliling Jawa Barat, Dedi Mulyadi tidak pernah ‘bauan’ (pilih-pilih). Dia sering kedapatan beristirahat di warung pinggir jalan bahkan di rumah warga di pelosok desa.

Baca Juga:  Bule Perancis Meneliti Wayang Di Kedungkancana

Hal itu dia lakukan dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat Jawa Barat secara langsung. Meskipun, pengikut di halaman facebooknya sudah menembus lebih dari 10 juta fans.

Popularitas dirinya di sosial media tidak menjadikan dia merasa unggul. Dirinya tetap membangun ‘direct touch’ (sentuhan langsung) dengan warga. Bahkan, di berbagai tempat, Dedi Mulyadi selalu mengangkat warga setempat menjadi saudaranya. (Des)

Jabarnews | Berita Jawa Barat