Adhi juga mengimbau agar energi besar Bobotoh dialihkan ke kegiatan positif di kota masing-masing. Misalnya menggelar nonton bareng (nobar) tertib atau menyaksikan laga bersama keluarga tercinta.
“Dukungan doa dari Bobotoh tetap akan sampai ke hati para pemain di lapangan. Kami sangat mengapresiasi jika Bobotoh memilih untuk meramaikan lokasi-lokasi nobar resmi. Mari kita jaga nama baik PERSIB dan Bobotoh dengan tetap tertib dan mengikuti aturan kompetisi,” lanjut Adhi.
Manajemen berharap kesadaran kolektif ini menjadi energi tambahan bagi tim di papan atas Super League 2025/26, tanpa risiko sanksi akibat pelanggaran regulasi.(red)




