Ragam

Menteri PPPA Tanggapi Kasus Poliandri Wanita Asal Cianjur, Sesalkan Aksi Pengusiran oleh Warga

×

Menteri PPPA Tanggapi Kasus Poliandri Wanita Asal Cianjur, Sesalkan Aksi Pengusiran oleh Warga

Sebarkan artikel ini
Menteri PPPA, Bintang Puspayoga menanggapi kasus poliandri wanita asal Cianjur. (foto: istimewa)
Menteri PPPA, Bintang Puspayoga menanggapi kasus poliandri wanita asal Cianjur. (foto: istimewa)

“Justru dalam kejadian yang menimpa N ini perlu dilakukan pendalaman lebih lanjut. Apapun alasannya, permasalahan sebab akibat menjadi syarat mutlak yang harus dilihat dalam kasus N ini,” ucapnya.

Terkait Poliandri sendiri, disebutkan dalam Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, bahwa negara menyatakan asas perkawinan Indonesia adalah monogami, sebagaimana yang dinyatakan dalam Pasal 3 ayat 1.

Baca Juga:  Bertransaksi Obligasi di Pasar Sekunder melalui Bank BJB, Bisa Bawa Pulang Logam Mulia

Bunyi pasal tersebut adalah “Pada asasnya dalam suatu perkawinan seorang pria hanya boleh mempunyai seorang istri. Seorang wanita hanya boleh mempunyai seorang suami”.

Baca Juga:  Pemkab Bekasi Segera Luncurkan Layanan Transportasi Terpadu Biskita Trans Wibawa Mukti

Meskipun dalam ayat (2) mengatur mengenai ketentuan poligami, yaitu “Pengadilan dapat memberi ijin kepada seorang suami untuk beristri lebih dari seorang, apabila dikehendaki oleh pihak-pihak yang bersangkutan.” Sedangkan untuk ketentuan terkait poliandri tidak diatur dalam UU Perkawinan di Indonesia.

Baca Juga:  LBH Ansor Tasikmalaya Akan Perjuangan Nasib Guru Honorer

Bintang Puspayoga mengutarakan semestinya masyarakat bisa lebih bijak untuk mendengarkan dan mengetahui terlebih dahulu alasan N melakukan poliandri secara diam-diam.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3

Tinggalkan Balasan