Ragam

Pakar Transportasi Ungkap Penyebab Bandara Kertajati Sepi Penumpang

×

Pakar Transportasi Ungkap Penyebab Bandara Kertajati Sepi Penumpang

Sebarkan artikel ini
Bandara Internasional Kertajati (1)
Bandara Internasional Kertajati yang berlokasi di Kabupaten Majalengka. (foto: istimewa))

JABARNEWS | BANDUNG – Pakar transportasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Sony Sulaksono, menilai masalah utama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati bukan sekadar pada infrastruktur megah yang belum ramai, tetapi lebih pada absennya strategi pasar yang jelas.

Baca Juga:  Mulai Aktif Berangkatkan Jemaah Haji, Bandara Kertajati Sudah Layani Lebih dari 2.600 Calon Haji

Pernyataan itu disampaikan Sony menanggapi sindiran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menyebut Bandara Kertajati seperti peuteuy selong—tampak besar, tapi kosong.

“Bandara tidak bisa hanya dibangun untuk kepentingan fisik semata. Ia harus punya wilayah pelayanan atau interland yang jelas. Soekarno-Hatta, misalnya, melayani Jabodetabek. Husein Sastranegara dulunya untuk Bandung Raya,” kata Sony kepada Tempo, Senin, 9 Juni 2025.

Baca Juga:  Pemerintah Resmi Buka Seleksi CPNS dan PPPK 2023 untuk Pusat dan Daerah

Kertajati, menurut dia, semula dirancang menggantikan peran Bandara Husein di Bandung, sekaligus melayani kawasan Jawa Barat timur dan sebagian Jawa Tengah seperti Majalengka, Subang, Indramayu, Cirebon, hingga Brebes dan Cilacap. Namun, ekspektasi tersebut tak berjalan mulus.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sebut Bandara Kertajati Jadi Beban, Dirut BIJB: Itu Kebutuhan Minimal
Pages ( 1 of 4 ): 1 234