Sukses Gelar Kompetisi Trading Saham Bareng UNS Solo, Stockbit: Pesan 3P Makin Bergaung

Kompetisi Trading Saham Bareng UNS Solo. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | BANDUNG – Bersama Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, aplikasi investasi saham Stockbit telah berhasil menyelenggarakan kompetisi trading saham secara virtual dengan tema Sebelas Market Capital Market Competition (SMCMC) “Go Beyond Your Limits by Starting Unlimited Trading”.

Adapun rangkaian kegiatan ini meliputi Sekolah Pasar Modal pada tanggal 6 Agustus 2022 secara hybrid di Solo dan disiarkan secara online kepada masyarakat, kompetisi trading online pada 22-26 Agustus 2022, babak grand final pada tanggal 3 September 2022 serta pengumuman pemenang pada tanggal 10 September 2022.

Baca Juga:  Inilah Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia

“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kolaborasi UNS dan Stockbit Sekuritas dalam melaksanakan kompetisi ini. Kami meyakini bahwa melalui kompetisi yang diikuti oleh lebih dari 170 tim dari kalangan mahasiswa/i tingkat D3/D4/S1 di seluruh Indonesia ini, pesan 3P (Paham, Punya, Pantau) yang dicanangkan oleh Bursa Efek Indonesia akan semakin dikenal luas oleh masyarakat,” kata William, PR & Corporate Communication Lead Stockbit.

Pada kesempatan yang sama, William juga menyampaikan terima kasih kepada M. Wira Adibrata selaku Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia Perwakilan Jawa Tengah 2, Ari Seta Kurniawan selaku Pelatih dari Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Tengah 2, para dosen dan mahasiswa/i UNS, para juri kompetisi serta tim Stockbit yang telah berkolaborasi sejak pelaksanaan kegiatan Sekolah Pasar Modal sampai pengumuman pemenang.

Baca Juga:  Ramalan Zodiak Kesehatan 15 Juni 2022, Pemilik Rasi Bintang Sagitarius dan Capricorn

Terkait dengan teknis pelaksanaan kompetisi trading saham ini, lebih dari 170 tim (maksimal beranggotakan dua orang) dikerucutkan menjadi 10 finalis yang dipilih berdasarkan jumlah saldo akhir mereka. Adapun setiap peserta diberikan uang virtual masing-masing Rp100 juta di awal untuk melakukan trading saham.