Selain itu, ada 51 tenaga kesehatan tradisional serta 758 pengemudi ambulans yang bersiaga penuh. Mereka siap menangani situasi gawat darurat atau kebutuhan rujukan pasien ke rumah sakit terdekat.
“Ada 758 pengemudi ambulans yang siaga 24 jam bilamana ada kegawatdaruratan atau butuh rujukan kesehatan,” katanya.
Layanan Darurat hingga Minuman Herbal
Tak hanya fokus pada vaksinasi campak, pos-pos ini juga melayani penanganan darurat seperti serangan jantung hingga kecelakaan lalu lintas.
Petugas di lapangan akan memastikan pasien mendapatkan penanganan cepat sebelum dirujuk ke fasilitas yang lebih lengkap.
Bagi pemudik yang kelelahan, tersedia pula layanan kesehatan tradisional untuk memulihkan kebugaran.
Masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas akupresur dan minuman herbal gratis agar tubuh kembali fit sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.(red)





