Naskah akademik itu nantinya diharapkan menjadi rujukan konkret untuk berbagai kebijakan di Jawa Barat, dari tata ruang dan desain bangunan, hingga pengelolaan pendidikan dan kesehatan.
“Nanti, naskah akademik itu harus diturunkan jadi tata ruang, tata bangunan, tata kelola pendidikan, dan tata kelola kesehatan. Dengan begitu, sejarah masa lalu dan masa depan menjadi satu kesatuan,” pungkas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. (red)





