Bahkan, fasilitas ini mampu menangani proses persalinan darurat di tengah kemacetan. Dedi memastikan seluruh peralatan medis di dalamnya sangat siap menghadapi situasi genting.
“Mulai layanan jantung, pemeriksaan ibu hamil, sampai menangani kelahiran di sini,” ucapnya.
Langkah ini memperkuat kesiapan Pemprov Jawa Barat menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Selain unit eks mobil dinas ini, pemerintah juga menerjunkan lima armada medis keliling tambahan.
Seluruh armada tersebut bergerak aktif setiap hari menyisir berbagai wilayah di Jawa Barat. Petugas melakukan aksi jemput bola dengan menemui warga agar pertolongan medis lebih cepat sampai.
“Setiap kantor gubernur wilayah nanti setiap hari keliling untuk menemui warga di berbagai daerah,” kata Dedi.(red)





