Fokus Tangani Bencana, Penertiban Kampung Arab Puncak Bogor Ditunda

JABARNEWS | BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor menunda penertiban reklame bertuliskan bahasa Arab di kawasan kampung Arab, Puncak, Bogor, Jawa Barat. Pemkab Bogor beralasan penundaan lantaran tengah fokus mengatasi bencana.

Bupati Bogor, Ade Yasin, memastikan beragam permasalahan di Kabupaten Bogor diselesaikan satu per satu. Mereka fokus menangani bencana yang melanda empat kecamatan di Kabupaten Bogor.

Baca Juga:  Dari Balita hingga Orang Tua, Ratusan Orang di Ciamis Idap HIV/AIDS, Ini Rinciannya

“Itu yang kami kerjakan dulu,” kata Ade, dilansir dari laman medcom.id, Kamis (30/1/2020).

Ade menekankan penertiban segera dilakukan. Selain papan reklame berbaha Arab di di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, pihaknya menyisir vila di enam desa kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, yang diduga dijadikan lokasi berlangsungnya kawin kontrak.

Baca Juga:  Antisipasi PMK, Polresta Cirebon dan Puskeswan Ciledug Sidak Peternakan di Kecamatan Gebang

“Enam desa yang disinyalir kerap dijadikan lokasi kawin kontrak, Desa Tugu Utara, Desa Tugu Selatan, Desa Batulayang, Desa Cibeureum, Desa Cisarua, dan Desa Cipayung,” ucapnya. (Red)

Baca Juga:  Satgas: Provinsi Selalu Pastikan Upaya 3T Meski Kasus Aktif Menurun