
JABARNEWS | BANDUNG – Lembaga Seni Budaya Mahasiswa Islam (LSMI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandung meluncurkan buku puisi pertama sepanjang sejarah dengan judul ‘Kala Patra Sua Komala’.
Direktur Eskekutif LSMI HMI Cabang Bandung, Yusuf Syahputra Ganu mengungkapkan buku puisi tersebut merupakan antologi puisi hasil buah pikir dari kader-kader HMI Cabang Bandung.
“Kala Patra Sua Komala, berangkat dari keresahan hati para aktivis muda HMI Bandung, buku ini mengangkat berbagai macam tema puisi menarik bagi generasi milenial. Perjuangan, pergerakan mahasiswa, cinta hingga permasalahan akademik menjadi isi dari buku ini,” kata Yusuf dalam keterangan yang diterima, Senin (9/3/2020).
Menurutnya, makna dari Kala Patra Sua Komala, diambil berdasarkan bunga khas Bandung yaitu Patra Komala, kalau boleh menarik makna perkata itu Patra dalam bahasa sangsekerta artinya pantas, biasanya juga diberikan ke anak laki-laki jadi kalau boleh digambarkan biasa untuk anak laki-laki yang sudah pantas, gagah.
“Terus Komala, dalam bahasa Indonesia adalah batu permata, jadi ceritanya kalau diartikan Kala Patra Sua Komala Aa Kasep sudah memantaskan dirinya untuk Neng gelis yang cantik seperti batu permata,” jelasnya.
“Jadi kenapa harus seperti itu karena Kala Patra Sua Komala, ini menggambarkan Bandung yang identik dengan Aa Kasep dan Neng Gelis, jadi bagaimana kita menguatkan pesan bahwa Bandung ini bukan sekedar letak geografis saja tetapi Bandung lebih daripada itu kalau kata Pidi Baiq melibatkan perasaan,” tambahnya.
Yusuf menuturkan, LSMI sebagai lembaga pengembangan profesi sebagai wadah mahasiswa dan kader untuk berkarya, menumpahkan keresahan dan kritikan melalui karya dalam bentuk tulisan. Dia juga berharap buku ini dapat menjadi pemicu bagi kader-kader HMI untuk terus menciptakan karya.
“Harapan saya dengan peluncuran buku ini, kader-kader HMI khususnya HMI Bandung mampu menelurkan karya yang semakin sesuai dengan kebutuhan zaman. Selain itu, saya berharap Kala Patra Sua Komala ini dapat menjadi legacy dan awal bagi karya-karya berikutnya bagi LSMI maupun HMI Cabang Bandung dan insyaallah melalui LSMI memiliki kontribusi nyata untuk Indonesia,” terangnya.
Sementara itu, perwakilan Korps Alumni HMI (KAHMI) Berliana Kartakusuma mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi karya kader HMI Cabang Bandung.
“Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan teman-teman LSMI di bawah kepemimpinan saudara Yusuf. Beginilah seharusnya sebagai anak muda, terus berkarya, dan meningalkan legacy yang baik,” tutupnya. (RNU)