Nasional

Bawaslu Jabar Minta KPU Awasi Pengadaan Logistik Pilkada

×

Bawaslu Jabar Minta KPU Awasi Pengadaan Logistik Pilkada

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | BANDUNG – Koordinator Divisi Pengawasan Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Barat, Zaki Hilmi meminta KPU untuk mengawasi pengadaan logistik. Pasalnya, ada empat permasalahan yang sering terjadi di tahapan pendistribusian logistik.

Adapun permasalahannya sebegai berikut; keterlambatan proses pengadaan logistik, kualitas dari logistik, ketidaktepatan jumlah distribusi, dan keamanan dalam proses pendistribusian logistik.

Baca Juga:  BPK: Ada Kejanggalan Laporan Dana BOS Di Kabupaten Bandung

Dia mengatakan, pengadaan logistik sering menuai permasalahan pada pelaksanaannya. Bercermin pada pesta demokrasi di tahun sebelumnya, terdapat keterlambatan pendistribusian logistik di daerah-daerah tertentu.

“Empat permasalahan tersebut menjadi hal yang krusial, karena pada pelaksanaannya tak jarang ditemui,” kata Zaki di Bandung, Kamis (29/10/2020).

Dia menyebut, ketika logistik telah disiapkan jauh hari sebelum pelaksanaan pilkada, seharusnya permasalahan tersebut tidak ditemukan lagi. Setidaknya, lanjut Zaki, penyelenggara mampu meminimalisasi, sehingga pendistribusian logistik tidak menyita waktu.

Baca Juga:  Laga Timnas Indonesia Lawan Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Berakhir Imbang

“KPU harus memperhatikan ke 4 poin ini, karena akan mempengaruhi kualitas dari pesta demokrasi di Jabar,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar Divisi Logistik, Nina Yuningsih menjelaskan, pihaknya tak menampik permasalahan tersebut.

Baca Juga:  Sah! Pemkot Cirebon Berlakukan Pembatasan Aktivitas Masyarakat Karena Covid-19

Namun, sambung dia, pihaknya pun terus membenahi dan mengarahkan delapan kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada agar permasalahan tersebut ditemukan kembali.

“Saya mengakui memang empat permasalahan itu masih di temukan selama ini, tapi sejumlah upaya pun terus kami lakukan agar logistik untuk pilkada 2020 dapat terlaksana sebagai mana mestinya,” tutupnya. (RNU)

Tinggalkan Balasan