Daerah

Fakta Mengejutkan Dibalik Pasangan Kekasih di Karawang yang Tewas di Rumah Makan

×

Fakta Mengejutkan Dibalik Pasangan Kekasih di Karawang yang Tewas di Rumah Makan

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | KARAWANG – Sepasang kekasih ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar rumah makan yang berada di Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran, Karawang.

Berdasarkan keterangan dari aparat kepolisian, pasangan tersebut diduga tewas karena bunuh diri dan pembunuhan.

“Ini adalah kasus pembunuhan dan bunuh diri,” kata Kapolsek Tempuran AKP Rigel Suhaksono, di Karawang, Senin (13/9/2021).

Dia menyampaikan, dalam kasus tersebut, mayat seorang perempuan ditemukan dengan kondisi mata bengkak dan tertutup bantal. Sedangkan mayat laki-laki ditemukan dalam kondisi tergantung dengan kain serta ditemukan luka sayatan di lengan kiri.

Baca Juga:  Kawal Dana Desa, Dedi Mulyadi Minta Fokus Investasi

Kapolsek menyebutkan, identitas laki-laki itu bernama Dasum (30) yang merupakan warga Kampung Jarong Turi, Kecamatan Cilebar, Karawang. Sementara perempuannya bernama Ernawati (32) asal warga Desa Cikuntul, Kecamatan Tempuran, Karawang.

Kapolsek Tempuran mengatakan, laki-laki itu diduga bunuh diri setelah menghabisi nyawa kekasihnya.

Baca Juga:  Wow... Produksi Rambutan Si Batulawang di Kota Banjar Capai 783 Ton Sekali Panen

Kejadian itu berawal saat keduanya datang ke sebuah rumah makan di wilayah Kecamatan Tempuran Karawang. Keduanya datang ke rumah makan berbarengan, tapi masing-masing menggunakan sepeda motor yang berbeda.

Di rumah makan itu keduanya pesan kamar dan makanan, setelah itu kamarnya terkunci, selama delapan jam tidak pernah keluar kamar yang disewanya. Pemilik rumah makan itu curiga dan meminta pegawainya mengecek kondisi pasangan kekasih tersebut.

Baca Juga:  Ketika Bupati Pangandaran Menangis Saat Bertemu Dedi Mulyadi, Tunjangan Pegawai Belum Terbayar

Petugas kemudian datang ke lokasi kejadian atas laporan dari pemilik rumah makan. Kemudian mayat pasangan kekasih itu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Karawang.

“Pegawai rumah makan itu curiga, jadi memaksa masuk melalui atap. Benar saja, keduanya ditemukan tak bernyawa,” tandasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan