JABARNEWS | SERDANG BEDAGAI – Nita Yulida Marpaung seorang pedagang pasar lelo yang paling vokal menolak kebijakan Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya untuk relokasi pedagang pasar lelo ke pasar rakyat Sei Rampah.
Dia salah satu pedagang digelar sebagai ‘Ratu lelo’ karena paling berani dan keras dalam menentang kebijakan tersebut.
Salah satu aksi heroik Nita yang paling menonjol dalam menentang relokasi, dengan memanjat truk sambil mengibarkan bendera merah putih.
Baca Juga: Dukung Hilirisasi Industri, PLN Ajak Lima Mitra Strategis Bangun Kelistrikan Berbasis EBT
Nita juga paling di depan dalam menghadapi personil Satpol PP Kabupaten Serdang Bedagai yang datang ke Pasar Lelo.
Bahkan Nita salah satu pedagang yang mengusir sejumlah Satpol PP perempuan saat istirahat di kantor DPC PKB.





