Daerah

Sering Diganggu Oknum Ormas, Petani Tebu di Indramayu Minta Perlindungan Polisi dan Bupati

×

Sering Diganggu Oknum Ormas, Petani Tebu di Indramayu Minta Perlindungan Polisi dan Bupati

Sebarkan artikel ini
Ribuan petani tebu di Indramayu menggelar aksi di depan kantor bupati. (foto: istimewa)

JABARNEWS | INDRAMAYU – Ribuan petani tebu mendatangi kantor Bupati Indramayu pada Rabu (6/7/2022). Dalam aksinya, para petani tebu yang tergabung dalam Forum Petani Tebu Kemitraan Wilayah Penyangga ini mengeluhkan adanya oknum ormas yang kerap mengganggu aktivitas mereka.

Baca Juga:  Perkuat Ekonomi Desa, 23 Truk Koperasi Merah Putih Mendarat di Indramayu

Atas dasar itu, para petani tebu di Indramayu tersebut meminta perlindungan hukum kepada aparat kepolisian dan pemerintah daerah untuk mengawal dan melindungi aktivitas para petani tebu di lahan Hak Guna Usaha (HGU) Pabrik Gula (PG) Rajawali Jatijuh.

Baca Juga:  PN Sei Rampah, Serdang Bedagai Adili Perkara 1207 Sepanjang Tahun 2022, Tertinggi Kasus Narkoba

Selama ini para petani tebu Indramayu mengaku tidak ada pengawalan dari pihak kepolisian maupun dari pemerintah daerah untuk memberikan dorongan kepada para petani kemitraan.

Menurut Koordinator Aksi, Ucok selama ini para petani tebu mendapatkan gangguan pengusiran dan upaya penjegalan dari oknum-oknum ormas ilegal ketika melakukan aktivitas di lahan HGU.

Baca Juga:  Ketika Polisi Menyamar Jadi Ojol Menangkap Pengedar Sabu di Indramayu

Padahal lanjut Ucok, pada saat Kantor Staf Presiden (KSP) yang merupakan sayap dari presiden datang ke Indramayu menegaskan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui swasembada pangan dan gula.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2

Tinggalkan Balasan