Sering Diganggu Oknum Ormas, Petani Tebu di Indramayu Minta Perlindungan Polisi dan Bupati

Ribuan petani tebu di Indramayu menggelar aksi di depan kantor bupati. (foto: istimewa)

JABARNEWS | INDRAMAYU – Ribuan petani tebu mendatangi kantor Bupati Indramayu pada Rabu (6/7/2022). Dalam aksinya, para petani tebu yang tergabung dalam Forum Petani Tebu Kemitraan Wilayah Penyangga ini mengeluhkan adanya oknum ormas yang kerap mengganggu aktivitas mereka.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Akan Bangun 16 Gedung SMP Baru, Ini Tujuannya

Atas dasar itu, para petani tebu di Indramayu tersebut meminta perlindungan hukum kepada aparat kepolisian dan pemerintah daerah untuk mengawal dan melindungi aktivitas para petani tebu di lahan Hak Guna Usaha (HGU) Pabrik Gula (PG) Rajawali Jatijuh.

Baca Juga:  Erwan Setiawan Pastikan PMI Asal Sumedang yang Disekap di Riyadh Segera Dipulangkan

Selama ini para petani tebu Indramayu mengaku tidak ada pengawalan dari pihak kepolisian maupun dari pemerintah daerah untuk memberikan dorongan kepada para petani kemitraan.

Menurut Koordinator Aksi, Ucok selama ini para petani tebu mendapatkan gangguan pengusiran dan upaya penjegalan dari oknum-oknum ormas ilegal ketika melakukan aktivitas di lahan HGU.

Baca Juga:  Sejarah Gunung Tangkuban Parahu, Hingga Legenda Sangkuriang

Padahal lanjut Ucok, pada saat Kantor Staf Presiden (KSP) yang merupakan sayap dari presiden datang ke Indramayu menegaskan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui swasembada pangan dan gula.