Daerah

Kasus Covid-19 di Kota Bogor Naik, Pemkot Tak Batasi Mobilitas Warga

×

Kasus Covid-19 di Kota Bogor Naik, Pemkot Tak Batasi Mobilitas Warga

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi covid_19 omicron
Ilustrasi Kasus Covid-19. (Foto: Dodi/JabarNews).

JABARNEWS | BOGOR – Pemerintah Kota Bogor belum mengambil langkah signifikan terkait meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, sikap yang diambil terkait ini hanya penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes).

Baca Juga:  Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Jabar Capai 770.546, Masyarakat Diimbau Perketat Prokes

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, pihaknya tidak memutuskan adanya pembatasan mobilitas warga pada peningkatan kasus Covid-19 sekarang. Namun yang terpenting yakni prokes tetap harus dikedepankan.

“Kalau saya, tidak perlu ada pembatasan mobilitas lagi, tetapi prokes yang menjadi penting,” ujarnya, Sabtu (23/7/2022).

Baca Juga:  Pelaku Pedofil Anak di Cianjur Ditangkap Polisi Setelah Buron Enam Bulan

Dedie menyatakan kenaikan kasus positif Covid-19 sudah diprediksi akan terjadi pada bulan Juli 2022. Faktor yang mempengaruhi antara lain proses keberangkatan haji yang menyebabkan orang-orang berkumpul saat itu, baik calon jamaah maupun keluarganya.

Baca Juga:  Yana Berharap Perawat Bantu Pemkot Bandung Turunkan Kasus Covid-19

Selanjutnya, aktivitas ekonomi masyarakat yang sudah hampir kembali normal. Kota Bogor masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 1.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23

Tinggalkan Balasan