Daerah

Kronologi Santri di Sumedang Nekat Bakar Pondok Pesantren Gegara Sakit Hati

×

Kronologi Santri di Sumedang Nekat Bakar Pondok Pesantren Gegara Sakit Hati

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kebakaran kios pasar gedebage
Ilustrasi kebakaran. (foto: istimewa)

JABARNEWS │ SUMEDANG – Seorang santri laki-laki berusia 16 tahun telah melakukan tindakan nekat dengan membakar pondok pesantren tempatnya belajar.

Remaja yang diidentifikasi dengan inisial LA, merupakan warga Pamulihan. Ia melakukan perbuatan tersebut di Pondok Pesantren Huda yang berlokasi di Dusun Citali, Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Jual Beli Dispensasi Kawin Anak di Sumedang Masuk Tahap Penyidikan, Sudah Ada Tersangka?

Kejadian tragis pembakaran ini terjadi pada Jumat (5/4) sekitar pukul 04.30 WIB. Pelaku LA diduga menggunakan bensin sebagai alat untuk membakar pondok pesantren tersebut.

Baca Juga:  Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Purwakarta, Polisi Temukan 48 Paket Siap Edar

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules A. Abast, dalam konfirmasinya pada Sabtu (6/4), mengungkapkan bahwa pelaku menyebarkan bensin ke Pondok Pesantren Awaliyatul Huda sebelum membakarnya. Setelah itu pelaku kemudian melarikan diri.

Baca Juga:  BNN Gerebek Pabrik Narkoba di Sumedang, Modus Operandi Baru dengan Zat Trihex Terungkap!

Pelaku tersebut berhasil ditangkap hanya beberapa jam setelah kejadian oleh pihak kepolisian. Pelaku kemudian membawa ke Unit Reskrim Polsek Pamulihan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2