Daerah

Diduga Terjadi Politik Uang, Massa Gelar Aksi Tolak Hasil Pilkada Kota Tasikmalaya

×

Diduga Terjadi Politik Uang, Massa Gelar Aksi Tolak Hasil Pilkada Kota Tasikmalaya

Sebarkan artikel ini
Massa dari berbagai elemen masyarakat melakukan aksi unjuk rasa menolak rapat pleno penetapan pemenang pilkada oleh KPU Kota Tasikmalaya di depan Hotel Grand Metro Tasikmalaya (Foto: Kompas)
Massa dari berbagai elemen masyarakat melakukan aksi unjuk rasa menolak rapat pleno penetapan pemenang pilkada oleh KPU Kota Tasikmalaya di depan Hotel Grand Metro Tasikmalaya (Foto: Kompas)

JABARNEWS | TASIKMALAYA – Sekelompok masyarakat menggelar aksi unjuk rasa menolak hasil penetapan pemenang Pilkada Kota Tasikmalaya pada Senin, 2 Desember 2024.

Mereka menilai bahwa hasil Pilkada Kota Tasikmalaya 2024 tersebut diperoleh melalui praktik politik uang yang terjadi secara masif selama proses pemilihan.

Baca Juga:  Kata Pemkot Tasikmalaya Menyoal Kendaraan Dinas Mobil Listrik: Intruksi Ridwan Kamil Sangat Ditunggu

Aksi unjuk rasa ini berlangsung di depan Hotel Grand Metro Tasikmalaya saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tasikmalaya melaksanakan rapat pleno perhitungan suara Pilkada Kota Tasikmalaya 2024.

Baca Juga:  Gara-gara Hal Ini, DPRD Jabar Soroti Penataan Kawasan Cihideung Tasikmalaya

Koordinator aksi, Dadi Abidarda, menyatakan bahwa politik uang terjadi pada masa tenang dan malam sebelum pencoblosan atau pemungutan suara Pilkada 2024.

Baca Juga:  Kuota Haji Pangandaran 2026 Turun Drastis Hanya 154 Orang, Kemenag Jelaskan Hal Ini

Menurutnya, pelanggaran politik uang pada Pilkada Kota Tasikmalaya ini dinilai terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif, di hampir seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 10 kecamatan.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2