Ragam

Fenomena Kumpul Kebo Menguat, Studi Ungkap Wilayah Ini Paling Banyak

×

Fenomena Kumpul Kebo Menguat, Studi Ungkap Wilayah Ini Paling Banyak

Sebarkan artikel ini
Kumpul kebo
Ilustrasi kumpul kebo. (foto: istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG – Istilah kumpul kebo kian akrab di telinga publik Indonesia untuk menyebut pasangan yang hidup bersama tanpa ikatan pernikahan. Dalam kajian akademik, praktik ini dikenal sebagai kohabitasi.

Baca Juga:  Ramalan Zodiak Hari Ini Libra Jangan Percaya Dengan Orang Disekitarmu

Fenomena tersebut tidak berdiri sendiri. The Conversation mencatat, kohabitasi berkembang di berbagai negara seiring perubahan cara pandang terhadap relasi dan pernikahan.

Sebagian kelompok memandang pernikahan sebagai institusi normatif yang sarat aturan dan beban administratif.

Baca Juga:  Gagalnya Kenaikan Iuran BPJS, Mahfud MD: Putusan MA Final!

Kohabitasi lalu dianggap sebagai alternatif, hubungan yang dinilai lebih sederhana, personal, dan dipersepsikan sebagai wujud cinta yang lebih “tulus” dibandingkan pernikahan formal.

Baca Juga:  Awalnya Minder, Kini Pemilik Nama Agus Patut Berbangga

Namun, konteks Asia, termasuk Indonesia, berbeda. Nilai budaya, tradisi, dan agama masih menempatkan kumpul kebo sebagai praktik yang tabu.

Pages ( 1 of 5 ): 1 23 ... 5