JABARNEWS | BANDUNG – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai 1.200 jiwa hingga Senin (20/1/2026).
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Rabu, mengatakan jumlah korban bertambah setelah adanya laporan satu orang meninggal dunia di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.
“Selain korban meninggal, hingga saat ini tercatat sebanyak 143 orang masih dinyatakan hilang,” ujar Abdul.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, jumlah penduduk terdampak yang masih bertahan di lokasi pengungsian mencapai 113.903 jiwa. Para pengungsi tersebar di berbagai wilayah yang terdampak bencana banjir dan longsor sejak akhir November 2025.
Abdul menjelaskan, jumlah pengungsi bersifat dinamis dan terus berubah seiring dengan proses pembersihan wilayah terdampak, pemulihan kawasan permukiman, serta pembangunan hunian sementara yang mulai berjalan di sejumlah daerah.





