Daerah

Tagih Tunda Bayar TKD Lebih dari Rp 1 Triliun, Dedi Mulyadi Minta Kemenkeu Dahulukan Jawa Barat

×

Tagih Tunda Bayar TKD Lebih dari Rp 1 Triliun, Dedi Mulyadi Minta Kemenkeu Dahulukan Jawa Barat

Sebarkan artikel ini
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (foto: istimewa)

JABARNEWS | BOGOR — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Kementerian Keuangan memprioritaskan pencairan Dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) berstatus tunda bayar senilai lebih dari Rp 1 triliun ke kas Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Permintaan itu sudah ia sampaikan secara resmi melalui surat.

“Kita sudah berkirim surat, sudah berkirim surat untuk ada prioritas yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan terhadap pembayaran yang ditunda untuk Jawa Barat,” kata Dedi saat ditemui usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Baca Juga:  Diaspora Jabar Hibahkan 80 Hektare Lahan di Cimenyan, Ini Langkah Dedi Mulyadi

Dedi menjelaskan, hingga kini penyaluran TKD untuk Jawa Barat masih menggunakan skema lama. Pemerintah pusat, kata dia, telah mengakui adanya dana bagi hasil yang belum dibayarkan dan mencatatnya sebagai piutang.

Baca Juga:  Cegah Covid-19, Polres Cianjur Gencarkan Operasi Yustisi Disiplin Prokes

“Jabar misalnya untuk TKD kan sudah ada pengakuan dari pernyataan tunda bayar dan itu menjadi piutang pemerintah pusat Rp 1 triliun lebih. Dan yang tahun 2025 belum dihitung,” ujar Dedi.

Baca Juga:  Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ini Harapan Wali Kota Tebing Tinggi

Mantan Bupati Purwakarta itu berharap dana tersebut dapat segera dicairkan agar menjadi bahan bakar pembangunan daerah. Ia menyebut ada empat sektor yang mendesak untuk dibiayai dari anggaran tersebut.
Pertama, pemenuhan akses pendidikan menengah. Kedua, penyediaan air bersih bagi warga.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2