1.200 Cangkir Dinikmati di Ajang World of Coffee Italia, Produsen Kopi Jabar Diminta Tingkatkan Kualitas

Kopi Jabar Mendunia. (Foto: 3copas).

Sedangkan untuk produk OPOP, yakni Coffee OPOP, produksi biji kopinya berasal dari Pondok Pesantren At Taslim Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Menurut Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jabar Kusmana Hartadji, untuk mengikuti pameran itu telah dilakukan proses kurasi biji kopi terbaik dari Jabar.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Beri Tugas Wanadri untuk Tanam Mangrove di Sepanjang Pantai Utara Jabar

“Dari 166 sampel kopi yang masuk, terpilih 10 kopi terbaik dari petani di Jabar yang dibawa ke Milan, yakni enam kopi jenis Arabika, tiga kopi Robusta, dan satu kopi Liberika,” kata Kusmana.

Baca Juga:  Pernah Membina GMBI, Mantan Kapolda Jabar Ini Buka Suara Soal Demo Anarkistis

Untuk 10 kopi terbaik yang ikut pada ajang ini adalah Gunung Masigit (arabika), Gunung Cilutung (arabika), Gunung Halu (arabika), Gunung Cikuray (arabika), dan Gunung  Gede Cianjur (arabika).

Baca Juga:  Disdik Kota Bandung Berencana Buka Lagi PPDB, Alasannya Karena Ini

Kemudian, kopi Gunung Patuha (arabika), Gunung Sulah (robusta), Gunung Gajah (robusta), Gunung Cakrabuana (robusta), dan Gunung Burangrang Utara (Liberika). (Red)