Pemetaan wilayah rawan menjadi bagian penting dalam pengamanan arus mudik. Sejumlah jalur yang masuk kategori rawan bencana alam telah diidentifikasi, mulai dari kawasan utara seperti Jalur Puncak-Cipanas, Cianjur-Cugenang, hingga Jalan Raya Bandung-Cianjur.
“Kami telah melakukan pemetaan beberapa titik dan wilayah rawan bencana alam di Cianjur mulai dari kawasan utara seperti Jalur Puncak-Cipanas, Cianjur-Cugenang dan Jalan Raya Bandung-Cianjur, serta sebagian besar jalur selatan Cianjur,” ujarnya.
Di jalur selatan, terdapat sedikitnya 18 titik rawan bencana hidrometeorologi, termasuk kawasan pantai di Kecamatan Cidaun, Sindangbarang, dan Agrabinta. Selain itu, titik blackspot atau rawan kecelakaan tercatat di sejumlah lokasi seperti Puncak, Gekbrong, dan Haurwangi.
“Beberapa posko yang dibangun di sepanjang jalur selatan akan memberikan pelayanan pada masyarakat maupun warga dari luar daerah yang melintasi ke sejumlah tempat wisata dan kecamatan di Cianjur untuk berwisata sambil mudik,” tandasnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





