Begini Upaya Dinkes Jabar Tanggulangi KLB Campak di Dua Daerah Ini

Dinkes Jabar
Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar Nina Susana. (Foto: Dinkes Jabar).

JABARNEWS | BANDUNG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar menggulirkan sejumlah upaya penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak di dua daerah di Jabar, yakni Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bandung Barat.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Jabar Nina Susana menuturkan, upaya penanggulangan KLB Campak di dua daerah tersebut berdasarkan hasil analisis dan rekomendasi hasil penyelidikan KLB untuk meminimalisasi jumlah penderita.

Baca Juga:  Berikut Nama-nama Calon Pj Kepala Daerah di Jawa Barat yang Diusulkan ke Kemendagri

Adapun caranya dengan melakukan tata laksana kasus, melakukan komunikasi risiko kepada masyarakat dan pengambil kebijakan, serta pelaksanaan respons imunisasi segera (outbreak response imunization/ORI) berdasarkan hasil kajian epidemiologi.

Baca Juga:  Waduh! Kasus DBD di Jabar Tembus 10 Ribu, Bey Machmudin Tegaskan Hal Ini

ORI sendiri dilakukan untuk menghentikan transmisi Campak dengan cara meningkatkan kekebalan sehingga KLB dapat ditanggulangi.

“Berdasarkan laporan dari kabupaten/kota, dua daerah yang menyatakan telah masuk kriteria peningkatan kasus/KLB yaitu Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bandung Barat,” kata Nina dalam keterangan yang diterima, Rabu (25/1/2023).

Baca Juga:  Bupati Bogor Rotasi 86 Pejabat Eselon, Sebut Masih Ada Mutasi Lanjutan