Anom menjelaskan, kelompok ini terlebih dahulu memastikan kondisi rumah sasaran dengan berpura-pura menjadi tamu. Mereka tak segan bertanya kepada tetangga di sekitar lokasi untuk mematikan rumah tersebut benar-benar kosong.
“Jadi dengan menggunakan mobil mewah yaitu Lexus, para pelaku mencari target rumah yang ditinggal penghuninya. Kemudian para perlaku berpura-pura akan bertamu dan bertanya kepada tetangga tentang keberadaan pemilik rumah,” imbuh Anom.
Setelah memastikan situasi aman, mereka masuk ke dalam rumah dengan mencongkel pintu menggunakan peralatan khusus. Akibat aksi tersebut, korban mengalami kerugian materiel yang ditaksir mencapai Rp900 juta.
“Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, para pelaku langsung menggasak berbagai barang berharga milik korban. Dari aksi para pelaku tersebut kerugian yang dialami korban mencapai sekitar Rp900 juta,” kata Anom.
Polisi menyita sejumlah barang bukti dari tangan pelaku, di antaranya 11 jam tangan berbagai merek, dua cincin batu akik, serta 11 item perhiasan emas dan berlian. Selain itu, petugas juga mengamankan pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi.





