Daerah

Berantas Buta Huruf Sunda, Buku Calakan Didorong Jadi Bahan Ajar Muatan Lokal

×

Berantas Buta Huruf Sunda, Buku Calakan Didorong Jadi Bahan Ajar Muatan Lokal

Sebarkan artikel ini
Buku Calakan bantu pelestarian aksara Sunda di Tasikmalaya
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra menyerahkan buku Calakan untuk pembelajaran aksara Sunda. (Foto: Istimewa)

Diky Chandra berharap buku ini bisa menjadi bagian resmi muatan lokal di sekolah-sekolah, sekaligus melestarikan bahasa dan budaya Sunda.

“InsyaAllah akan ada bedah buku pada September mendatang. Buku ini juga sudah dipesan di dua wilayah,” ujarnya dikutip dari RRI.

Baca Juga:  Korban Meninggal Akibat Keracunan Sate Jebred di Garut Bertambah Jadi 3 Orang

Diky menambahkan, melalui buku ini, generasi muda Tasikmalaya bisa menjaga dan melestarikan aksara Sunda.

“Saya bersemangat sekali menyampaikan buku ini, meski kondisi kesehatan sedang tidak baik. Apalagi jantung saya yang sudah di ring. Mudah- mudahan semua lelah menjadi Indah dan sehat berkat doa teman- teman,” kata Diky.

Baca Juga:  Banjir Bandang Kepung Dua Kampung di Tasikmalaya, Puluhan Rumah Terendam

Sementara pengarang buku, Ivan Kristivan, menyebut respon dari Pemerintah Kota Tasikmalaya ini sebagai bentuk nyata gerakan memberantas buta huruf aksara Sunda.

Baca Juga:  Uu Ruzhanul Ulum Minta Masjid Milik Pemda Provinsi Jabar Fasilitasi Tarawih dan Idul Fitri Sesuai Aturan
Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3