Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Selasa (13/1/2026) sore. Saat itu, korban dilaporkan hilang setelah terseret arus Kali Jambe ketika sedang bermain di bantaran sungai.
Berdasarkan keterangan tim SAR, korban diduga terpeleset saat bermain kayu di tepi sungai hingga kehilangan keseimbangan dan jatuh ke aliran sungai yang saat itu berarus deras.
“Korban kemungkinan terpeleset, lalu jatuh ke sungai dan terbawa derasnya arus Kali Jambe,” kata Erdi.
Sejak laporan diterima, tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif dengan menyusuri aliran sungai menggunakan perahu karet dan kano. Namun, korban baru berhasil ditemukan beberapa hari kemudian di wilayah pesisir Kecamatan Muaragembong. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





