BPBD juga melakukan asesmen terhadap pergerakan tanah di Desa Kaso, Kecamatan Tambaksari.
“Tim telah melaksanakan asesmen tanah longsor dan gerakan tanah di Desa Kaso, Kecamatan Tambaksari,” ujar Ani.
Berdasarkan kajian sementara, longsor dipicu kondisi tanah yang labil dan tingginya kandungan air di sekitar lereng akibat hujan yang terus mengguyur kawasan tersebut.
“Kondisi tersebut dipicu oleh air hujan yang terus mengikis permukaan lereng, sehingga mengakibatkan pergerakan tanah ke area di bawahnya,” katanya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Di Kecamatan Sukadana, tercatat 14 rumah terdampak di Desa Bunter dan satu rumah di Desa Margaharja.





