Daerah

Dapat Kritik dari Mahasiswa, Jokowi: Ini Negara Demokrasi, Jadi Boleh Saja

×

Dapat Kritik dari Mahasiswa, Jokowi: Ini Negara Demokrasi, Jadi Boleh Saja

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo menilai kritik yang dilayangkan mahasiswa kepada dirinya belakangan ini merupakan sebuah hal yang biasa pada era demokrasi sebagai bentuk ekspresi mahasiswa.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sesi wawancara di Istana Merdeka, Jakarta, yang ditayangkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Selasa.

“Ya, itu ‘kan sudah sejak lama, ya. Dulu ada yang bilang saya ini klemar-klemer, ada yang bilang juga saya itu plonga-plongo, kemudian ganti lagi ada yang bilang saya ini otoriter. Kemudian ada juga yang ngomong saya ini ‘bebek lumpuh’ dan baru-baru ini, saya ini bapak bipang, dan terakhir ada yang menyampaikan the king of lip service,” ujar Presiden.

Baca Juga:  Sekolah Rakyat di Cianjur Dibangun 2027, Lokasi di Kecamatan Cilaku Sudah Siap

Presiden mengatakan bahwa hal itu bentuk ekspresi mahasiswa, dan di negara demokrasi hal tersebut boleh dilakukan.

“Saya kira ini bentuk ekspresi mahasiswa dan ini negara demokrasi. Jadi, kritik itu, ya, boleh-boleh saja dan universitas tidak perlu menghalangi mahasiswa untuk berekspresi,” kata Kepala Negara.

Baca Juga:  Pameran Kreativitas Wirausaha Muda, Dongkrak Kreasi Pemuda Purwakarta

Meski demikian, Presiden mengingatkan bahwa bangsa Indonesia memiliki budaya tata krama dan kesopansantunan.

“Tapi ingat kita ini memiliki budaya tata krama, memiliki budaya kesopansantunan. Ya, saya kira biasa saja, mungkin mereka sedang belajar mengekspresiakan pendapat. Tapi yang saat ini penting kita semuanya memang bersama-sama fokus untuk penanganan pandemi COVID-19,” kata Presiden. (Red)

Baca Juga:  [INFOGRAFIS] Kita Bersama Tekan Tingkat Fatalitas Covid-19

Tinggalkan Balasan