JABARNEWS | BANDUNG – Maraknya dugaan kasus pelecehan seksual di lingkungan perguruan tinggi menjadi perhatian serius Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Ia menilai reputasi kampus ternama tidak akan berarti jika tidak mampu menjamin keamanan bagi mahasiswa di dalamnya.
Kasus yang mencuat terjadi di sejumlah kampus besar seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, hingga Universitas Padjadjaran. Rentetan peristiwa ini memicu kekhawatiran terhadap kondisi lingkungan akademik.
“Harus semakin selektif dalam mengangkat guru besar, dosen,” kata Dedi dalam keterangan yang diterima, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, status sebagai dosen atau guru besar di kampus bergengsi harus diiringi dengan integritas moral yang kuat. Ia menilai kecerdasan intelektual tanpa kontrol etika berpotensi disalahgunakan.
Dedi juga menyoroti pentingnya pengawasan sejak tahap rekrutmen mahasiswa. Ia menilai seleksi tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga aspek karakter.





