
Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Machmudin, Dedi juga menyampaikan permintaannya agar dana pengadaan mobil dinas dialihkan untuk program yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.
“Jangan selalu dikaitkan pemimpin baru harus dapat mobil dinas baru. Saya punya mobil pribadi yang sudah cukup untuk mendukung aktivitas saya,” tegasnya.
Baca Juga: Sebagian Bangunan SMAN 1 Plered Purwakarta Disegel, Diduga Berdiri di Atas Tanah Sengketa
Komitmen Dedi ini mendapat banyak apresiasi dari masyarakat yang mengharapkan langkah nyata dari pemimpin daerah untuk mengutamakan pendidikan dan kesejahteraan rakyat dibanding kemewahan fasilitas pribadi. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





